FAKTA FAKTA UNIK TEGEL, Material Lantai yang Diminati Pecinta Desain Vintage
 
Selama ini, tegel atau tegel  ubin erat dikaitkan dengan rumah-rumah kuno di Indonesia. Namun, motifnya yang memberikan sentuhan vintage rupanya berhasil mengundang minat masyarakat. Ketertarikan yang terus meningkat menjadikan tegel  ubin sebagai salah satu material favorit.
 
Bagi Anda yang sedang mencari material alternatif lantai, tegel  ubin mungkin dapat jadi opsi menjanjikan. Sebelumnya, mari kita sejumlah fakta dan ciri khas unik produk tersebut.
 
? Ternyata bukan berasal dari Indonesia
Pemakaian tegel  ubin diperkirakan sudah ada sejak abad ke-13 sampai ke-15. Akan tetapi, tidak seperti yang diasumsikan banyak orang, material ini bukan lahir di Indonesia, melainkan Spanyol dan Portugal. Dikenal sebagai Azujelo, kunci rumah kuno ini lantas dikenalkan kepada warga Meksiko. Uniknya, warga Meksiko menggunakan zat pengilap pada tegel  ubin yang membuat tingkat durabilitasnya lebih tinggi. Selain dari kawasan Eropa, material lantai serupa lebih dulu muncul di Arab dengan mengadaptasi gaya atau desain mozaik dari peradaban Romawi.
 
? Namanya diserap dari kosakata Belanda
Asal-usul nama tegel  ubin di Indonesia pun tak kalah unik. Pada era 1920-an, pabrik perajin bernama Tegel & Beton Kunci yang berbasis di Pulau Jawa memproduksi tegel  ubin dengan motif-motif impresif. Sejumlah sumber mengatakan pabrik ini dibangun dan ditangani dua warga Belanda, Louis Maria Stocker dan Jules Gerrit Commane. Hal tersebut yang membuat tegel  ubin mempunyai nama lain yang diserap dari bahasa Belanda, yakni tegel. Kendati sempat menghadapi kesulitan, tegel  ubin perlahan tapi pasti kembali mencuri perhatian sejumlah pihak—dari masyarakat awam hingga para kontraktor.
 
? Motif favorit penghuni Keraton Yogyakarta
Salah satu alasan yang membuat tegel  ubin erat dikaitkan dengan budaya dan seni Indonesia adalah keberadaannya yang mudah ditemukan di Keraton Yogyakarta. Selain itu, terdapat pabrik yang secara khusus memproduksi material ini di kota Yogyakarta, yaitu Firma Tegel Fabrik Midden Java. Kemudian, lokasi Tegel & Beton Kunci yang tak jauh dari keraton menguntungkan mereka untuk cepat dilirik pihak keluarga royal tersebut. Maka tak heran kalau motif-motif tegel  ubin yang mereka rancang semakin sering ditemukan di restoran bernuansa vintage hingga sejumlah hotel bintang lima.
 
? Dianggap sebagai karya seni berharga
Motif yang dilukis atau diukir pada tegel  ubin merupakan salah satu faktor yang menentukan kisaran harganya di pasaran. Semakin rumit motif, semakin mahal juga harga yang dipasang. Polategel  ubin yang dihasilkan Kunci saja, misalnya, memasang harga ratusan ribu rupiah per ubin mengingat mereka menggunakan pelapis beton dan seniman lokal potensial. Mereka telah lama menangani pesanan dari villa hingga penginapan bintang lima secara tradisional. Dari pembentukan, embossing, sampai ke tahap pewarnaan. Namun ada juga yang menggunakan mesin canggih untuk produksi masif.
 
? Penghias interior rumah yang memukau
Eksistensi tegel  ubin yang sudah tersebar di berbagai negara menciptakan kekayaan dari segi motif. Di Indonesia, misalnya, sebagian besar motif mengadaptasi batik dengan shading warna yang lembut nan gelap. Tegel  ubin ini bahkan sering dijumpai di penginapan di Bali yang mengedepankan gaya tradisional. Sementara di negara asalnya, Spanyol, Azulejo mempunyai pola dasar geometris dengan tone warna yang lebih netral. Ada pun karakteristik khasnya seperti empat keping ubin yang kemudian dibentuk jadi pola baru yang rapi.
Agar hasilnya maksimal, Anda dapat diskusikan pemilihan tegel  ubin bersama para arsitek terpercaya.